Cara Menulis Artikel Konseptual Agar Tidak Kehabisan Ide

cara-menulis-artikel-konseptual
Bagaimana cara menulis artikel secara konseptual supaya tidak kehabisan ide. Kegiatan online tidak terlepas dari menulis dan membaca. Karenanya bagi para blogger seperi saya, menulis artikel di blog merupakan aktifitas rutin yang wajib dilakukan. Namun ada saat kita sering kehilangan bahan untuk menulis, jadinya pekerjaan update artikel sering terhenti sebab tidak ada ide untuk ditulis. Kejadian kehilangan ide seperti itu mungkin pernah dialami juga oleh Anda yang berprofesi sebagai penulis.
Kalau diamati sebetulnya kita bukan kehabisan ide, namun ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang merasa bingung untuk mendapatkan ide tersebut. Pertama alasannya bisa karena malas mencari bahan apa yang harus ditulis, dan yang kedua mungkin karena belum mengetahui cara supaya kita tidak kehabisan ide untuk menulis artikel. Untuk alasan yang pertama yaitu malas, saya tidak punya banyak saran, kecuali Anda harus segera mengubah sikap dan mencari cara agar tidak terus malas. Namun untuk cara yang kedua saya punya beberapa konsep sederhana dalam mengatasi masalah agar kita tidak kehilangan ide saat ingin menulis sebuah artikel.
Konseptual! Ya ini penting dimiliki oleh seorang penulis jika kegiatan menulis merupakan pekerjaan yang akan ditekuni untuk jangka panjang, seperti menjadi seorang penulis di blog. Konsep yang saya maksud adalah sebuah cara dalam membuat daftar kata kunci atau judul artikel. Di awal membuat sebuah blog saya yakin setiap orang begitu bersemangat dalam mencari dan mengumpulkan data untuk dijadikan sebagai bahan tulisan.

Tetapi seiring waktu semangat itupun kian melemah, dan disadari atau tidak semakin lama Anda semakin malas untuk menulis. Terlebih lagi dengan kendala seperti earning adsense blog yang tidak kunjung meningkat dari waktu ke waktu. Inilah yang cenderung lebih sering menjadi salah satu faktor dan alasan kenapa banyak blogger menghentikan kegiatan bloggingnya.

Konsep agar tidak kehabisan ide untuk menulis dalam jangka panjang adalah dengan cara membuat daftar keyword sebanyak banyaknya sesuai dengan topik yang dipilih. Caranya Anda bisa menggunakan bantuan Google Keyword Planner untuk mengumpulkan sejumlah kata kunci tersebut. Misalnya jika di blog ada 5 topik yang dibahas, berarti Anda harus mempunyai sebanyak 150 niche keyword untuk setiap judul artikel selama satu bulan. Perhitungannya yaitu bila ada 5 topik berarti harus ada 5 artikel setiap hari dan dikalikan 30 hari.

Gunakan keyword planner untuk mencari 150 kata kunci terbaik sesuai masing-masing topik, dan lakukan cara tersebut setiap bulan. Lalu buatlah 1 keyword untuk 1 judul artikel, dan susun sehingga Anda mendapatkan 150 judul artikel untuk satu bulan kedepan. Karena sudah memiliki satu judul bagi setiap artikel, maka untuk satu bulan ke depan tentunya Anda tidak perlu repot lagi harus mencari bahan yang akan dijadikan tulisan, dengan begitu Anda tidak lagi akan kehilangan ide menulis setiap hari.

Artikel ini mungkin bisa membantu:
#CARA MENCARI KATA KUNCI MILIK KOMPETITOR

Untuk konten atau isi artikelnya sendiri bagi setiap judul yang telah dibuat bisa dikembangkan sesuai keterampilan menulis masing-masing. Jika masih kesulitan untuk mengembangkan isi konten, Anda bisa mencari reperensi dari buku, pengalaman teman, atau dari situs lain yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk ditulis ulang, tetapi tentunya harus dengan bahasa Anda sendiri. Keterampilan menulis adalah sebuah pekerjaan yang bisa dipelajari. Dengan sering latihan menulis menggunakan kreatifitas dan pemikiran sendiri, maka semakin lama Anda akan semakin terbiasa sehingga menjadi lebih mahir dengan sendirinya dalam hal menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *