Pria Cenderung Tertipu Melihat Profil Wanita Cantik

Pria memang cenderung tertipu melihat profil wanita cantik palsu. Aneh tapi nyata, itulah kata yang mungkin tepat untuk mewakili topik ini. Karena kebetulan saya belum riset keyword untuk artikel minggu ini jadi belum punya niche untuk saya tulis. Maka saya buat saja artikel gosip ini, meskipun sebetulnya apa yang saya sampaikan ini bukan sekedar gosip belaka tetapi lebih kepada realita hasil survey saya sejak 6 bulan lalu. Sebab penasaran untuk mendapatkan follower yang banyak secara alami memang butuh waktu dan proses yang cukup lama, akhirnya mencoba membuat akun dengan profil seorang perempuan cantik, dan kebetulan masih sodara yang sebelumnya saya sudah minta ijin dulu jika nantinya mungkin banyak yang akeses via internet.
Dibuatlah profil G+ Plus dengan nama wanita dan photo cantiknya. Lalu saya juga membuatkan satu blog, satu akun fb, twitter, dengan topik khusus menggunakan profil tersebut. Wow keren, alhasil setelah selama enam bulan bergabung dibeberapa media sosial tersebut yang memfollow sudah banyak sekali. Hanya dalam 6 bulan saja liker Fb sudah 2.101.883 orang, Twitter follower hampir 2,013 orang. Hingga saat ini akun tersebut sudah berusia hampr 6 bulan, bisa Anda bayangkan untuk follower G+ saja sekarang sudah mencapai 32.295 orang, dengan Alexa Rank 125.000, sukses sudah proses percobaan menjadi orang lain di internet.
Kalau saya harus jujur sebetulnya ketika merenungkan soal itu jadi tertawa. Ternyata begitu mudahnya orang atau kebanyakan pria cenderung tertipu dengan wajah cantik seorang perempuan yang padahal itu adalah pria, ini kenyataan ko. Disisi lain ini adalah pembuktian bahwa faktor pendukung banyaknya komentar, follower, bahkan traffik dipengaruhi tidak selalu karena orang suka dengan setiap konten yang kita tulis. Melainkan karena suka hanya dengan melihat photo authornya yang cantik padahal sebetulnya semua artikel di blog itu adalah tulisan seorang pria.

Lalu saya bertanya apakah untuk setiap blog baru yang saya buat biar selalu ramai pengunjung harus menggunakan nama dan profil palsu? Haruskah saya memaksakan diri untuk terus menjadi orang lain dan menipu diri sendiri? Atau mungkin memang sudah biasa dan seharusnya trik yang dilakukan dengan cara begitu? Itu adalah hasil survei saya selama 6 bulan membuat 2 blog dengan topik yang sama, yang satu menggunakan profil pria dan satunya wanita, dan realitanya blog dengan menggunakan profil wanita cantiklah yang ternyata lebih banyak pengunjung, follower, liker dan komentator. Sementara blog satunya dengan profil pria follower, liker dan komentatornya biasa saja, meski kedua blog itu memiliki konten yang dengan sengaja saya buat sama.

Bagimana dengan Anda apakah lebih suka dan lebih mudah berkomentar, memberikan follow, atau like ketika berkunjung ke blog dengan authornya wanita cantik? “Normal dong mas suka sama wanita cantik! Ya”. Tetapi bagaimana kalau sebenarnya itu adalah pria? Karena itu saya sekarang lebih cenderung membaca isi artikelnya dulu jika berkunjung ke sebuah blog, kalau dirasa tulisannya itu menarik dan bermanfaat entah itu pria, anak muda atau siapaun saya pasti akan akan memfollow, memberikan like, g+ atau berkomentar untuk mereka. Artikel ini hanyalah merupakan sebuah survei atau kajian saya terhadap fsikologis pengunjung, yang ternyata kebanyakan pria cenderung lebih suka memfollow, me-like dengan melihat tampilan profil bukan isi artikel dan ini bukti bukan sekedar perkiraan. Mungkin memang seperti inilah fenomena yang terjadi termasuk di dunia internet. Tidak salah jika tujuannya hanya untuk bisnis dalam hal ingin mempercepat lebih banyak follower, liker dan mungkin juga untuk mempercepat lebih banyaknya pengunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *